Sabtu, 31 Mei 2014

Memenuhi Ruang Hati Yang Hilang Ala Drama Korea

Sudah bukan rahasia umum jika sinetron di Indonesia banyak yang tidak layak tonton. Cerita yang ngelantur dan sebagainya. Dan rasanya tak usah diceritakan lagi, karena sudah menjadi rahasia umum...

Mendapatkan hiburan yang mengisi jiwa, mencari 'sesuatu' di saat kita lelah bekerja atau aktivitas adalah sesuatu yang wajar. Tapi ketika yang ditampilkan di layar televisi kita bukan lagi sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan kita pastinya tak akan mudah bagi kita untuk menerimanya.

Saya pun begitu, melarikan diri dari layar sinetron televisi dan setia di depan layar laptop. Beralih ke tayangan drama Korea. Saya bukan orang yang sudah banyak menonton drama Korea secara lengkap. Pun saya tak hapal personel Suju, Shinee, atau para K-pop lainnya, Kalau boleh dihitung, saya baru menyelesaikan serial drama Korea beberapa biji saja. My Girlfriend is a Gumiho, King 2 heart, Lie To Me, Rooftop Prince, dan terakhir Good Doctor. Untuk film baru dua yaitu A Moment to Remember dan Miracle in Cell No. 7

Saya masih sangat ingin menonton serial Jewel In The Palace, si Jang Geum yang mempesona. Kemampuan nya membuat ramuan obat dan juga ahli meramu makanan sebagai obat sebenarnya sangat saya butuhkan mengingat saya berkutat pada pekerjaan itu sehari-hari. Apa daya, tak ada waktu untuk nonton serialnya di televisi dan belum punya juga copy-an serialnya :).

Tahun 2011, menonton serial Gumiho, mengenal sang aktor Lee Seung Gi. Membuat saya agak tercengang. Si artis ini dan mungkin hampir sebagian besar artis tenar Korea ini multi talent. Penyanyi, aktor dan lainnya. Plus untuk artis yang satu ini, konsisten dengan pendidikannya hingga gelar Master.

Saya mulai paham, mengerti mengapa banyak remaja Indonesia begitu menggandrungi para Oppa ini. Ya, memang wajah mereka menawan, rupawan, good looking. Tapi tak hanya itu, mereka memang disiapkan untuk menjadi seorang artis, plus dengan paket attitude yang yang harus mereka tampilkan. Tentunya, hal positif ini yang harus ditiru oleh pribadi kita. Bahwa untuk menjadi seperti mereka, memang butuh banyak hal untuk dipersiapkan dan diperjuangkan.

Saya tak banyak komentar tentang K-pop karena selain yang saya sebutkan tadi, saya tidak begitu paham. Tapi dari beberapa serial drama Korea yang sudah saya lihat, ada sebuah 'value' nilai kehidupan yang bisa diambil. Meskipun tersirat, meskipun mengisahkan romansa antar manusia dan juga konflik sengit. Tapi mereka mengemasnya dengan elegan, mengisahkan romanca yang tidak picisan, mengisahkan konflik tajam tapi tidak murahan, persaingan cinta yang tak alay, penyelesaian masalah yang dewasa, persaudaraan yang terjaga kuat, kejujuran yang harus dijunjung tinggi, bekerja yang profesional, kelucuan yang natural dan banyak lainnya.

Yang mengerikan adalah, mereka membuat semua paket ini hanya dalam beberapa episode saja. Bukan 100 episode, paling banter 30 an, itupun seringkali kisah kolosal berlatarbelakang kerajaan. Plus backsound, sountrack lagu yang sangat easy listening. Membuat saya akan langsung mendownload semua lagu nya setelah selesai menyelesaikan serialnya.

Untuk yang lainnya, saya yakin sudah banyak para blogger yang menguraikan serial drama Korea ini. Terakhir yang akan dan selalu saya ingat dari film A Moment To Remember, ketika sang aktor dikisahkan 
memiliki rasa benci yang mendalam terhadap seseorang. Dengan bijaknya, sang isteri berkata padanya 'Memaafkan adalah memberi ruang untuk orang itu di hatimu'...


Ya, ketika ruang hati kosong tak terisi dengan hiburan jayus dan kurang layak tonton, saya tidak ragu dan malu bahwa ruang hati itu terlah terisi oleh serial Korea ini.



Note : 2 film yang saya sebutkan tadi, betul-betul film yang wajib Anda tonton -siap-siap tissue sekotak ya :)-

Jumat, 14 Maret 2014

Tahu: Surga Kalsium yang Terlupa

Ramai-ramai orang ribut tentang osteoporosis. nantinya, wanita akan lebih rentan menderita osteoporosis karena 'peak bone mass' -nya hanya sampai usia 30 tahun. Plus kalau hamil dan menyusui, kebutuhan kalsium melonjak tajam. Ditambah kalau sudah menopause, bakalan berkurang kemampuan tubuh untuk memetabolisme kalsium. Finally, minum susu yang katanya banyak kalsiumnya menjadi solusi untuk masalah ini.

Nyatanya, banyak orang Asia dan juga Indonesia yang gak cocok minum susu. Maupun produk turunannya, keju, yoghurt atau kefir. Ada juga teman saya yang begitu mencium bau susu langsung mual. Bahkan pizza dengan topping full keju pun ditolaknya. Senang dan bahagialah saya karena jatah saya bertambah -intermezzo :)-. Selain mual, ada juga yang jadi diare, kembung pokoknya ga nyaman. Istilah kerennya bisa karena lactose intolerance sehingga mengalami indigestion, masalah pencernaan. Dan di negara Asia, sekitar 90% penduduknya memiliki permasalahan ini. Penyebabnya kurangnya enzim laktase, atau yang bisa mencerna laktosa, jenis karbohidrat yang hanya ada dalam susu.


So, berakhir sudahkah nasib tulang para wanita yang memiliki masalah seperti ini?

Meski banyak yang tidak bisa mencerna susu, sehingga ketakutan akan kekurangan kalsium pun muncul. Alhamdulillah, Allah Sang Maha Pencipta lewat alam yang luar biasa ini memberikan juga banyak alternatif makanan lain selain susu yang bisa memberikan asupan kalsium yang cukup, atau bahkan lebih cukup untuk kita. Tentunya, tanpa harus minum susu dan mungkin, jauh lebih hemat. Everybody loves it, doesn't you??!

Surga Kalsium Itu ...

Sebelum melihat sumber kalsium lainnya selain susu, baiknya tahu informasi paling penting lain tentang tulang. Faktanya, untuk mendapatkan tulang yang sehat tidak hanya membutuhkan kalsium, tapi juga vitamin K dan vitamin D, magneisum dan lainnya

So, jika susu sudah dikenal sebagai sumber kalsium yang tinggi, sebenarnya berapakah kandungan kalsium dalam susu sebenarnya? Menurut data yang saya ambil dari situsnya Universitas Harvard yang juga diambil dari USDA, sekitar 1 cup atau 236 mililiter (setara 1 gelas belimbing atau gelas kecil) susu skim mengandung sekitar 306 mg kalsium. Sedangkan kebutuhan rata-rata harian orang dewasa Indonesia akan kalsium sekitar 1000 - 1100 mg per hari. Jadi, haruskah minum 3 gelas susu sehari?

Tentu saja tidak. Sumber kalsium lain selain susu melimpah ruah di Indonesia. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu negara yang tinggi konsumsi kedelai. Satu porsi untuk tahu adalah sekitar 100 gram, dan 1 porsi tahu atau 100 gram tahu mengandung 350 mg kalsium. Dan 100 gram tahu itu ga terlalu besar juga kok, karena tahu biar kecil tapi padat dan berat. Jadi sebenarnya hanya dengan makan 100 gram tahu sudah tercukupi 35% kebutuhan kalsium hari
an.. Dan kalau ktia konsumsi 3 porsi atau 300 gram maka sudah tercukupi asupan kalsium sebesar 1050 mg. Bonusnya, tahu memiliki isoflavon yang ternyata mampu membantu menguatkan tulang.

Bagaimana dengan tempe?
Makanan asli Indonesia ini mengandung sekitar 111mg kalsium per 100 gramnya. Karena jika kita mengerti proses pembuatan tahu, tahu terbuat dari saripati kedelai. So, kemungkinan kandungan kalsiumnya lebih tinggi sangat wajar kan.

Adakah Makanan Lainnya?

Tentu saja ada! Jika makan sarden, atau ikan bandeng presto, makan saja tulangnya. Tulang terbuat dari kalsium kan? Jadi kita dapat asupan kalsium dari tulang ikan juga. Bahkan sayuran berdaun hijau juga kaya akan kalsium. Seperti bokchoy, brokoli dan sawi.

Being tofu craving from today? Why Not?!!!!



Rabu, 02 Mei 2012

Si Apel Atau Pear?



Di media massa sering kita lihat sosok wanita yang cantik adalah wanita yang memiliki kulit putih dan bertubuh langsing. Kita pun sering kali latah dan tanpa menyadarinya ikut-ikutan untuk mengubah bentuk tubuh kita. Sebagai seorang wanita memang sudah fitrahnya kalau kita ingin selalu terliaht cantik, bersih dan anggun. Tapi sebagai muslimah yang baik tentu saja kita harus bias menempatkan segala potensi kecantikan itu dengan sebaik-baiknya bukan?
dari image cantik yang diebntuk oleh media itu kemduian meningkatkan jumlah produk-produk di apsran yang dibuat khusus untuk wanita. Muali dari bedak lotion pemutih samapi obat-oabtan utnuk menurunkan berat badan. Untuk yang satu ini bahkan banyak ayng menggunakan obat-obatan illegal yang pada akhirnya hanya akan merusak tubuh kita sendiri.
Untuk masalah berat badan dan bentuk badan, pernahkah kalian tahu bahwa sebenarnya tubuh wanita dan juga pria pada umumnya diklasifikasikan menajdi dua bentuk yang berbeda. Yaitu ‘Pear shape’ dan ‘Apple shape’. Pembagian ini didasarkan pada persebaran lemak pada tubuh. Jika diruntut lagi, maka kondisi ini dipengaruhi oleh factor genetic.
nah persebaran lemak tubuh inilah yang membedakan bentuk tubuh wanita dan juga beberapa factor-faktor risiko kesehatan. Meskipun mereka sama-sama langsing atau memiliki berat-badan yang ideal, tapi bisa jadi profil tubuh mereka berbeda.
Apa bedanya bentuk apel dan bentuk pear ini? Kita bahas satu-satu yuuuk.
Si Apel
Pastinya ktia semua sudah pernah melihat bentuk apel kan? Nah pada wanita yagn memiliki tipe bentuk tubuh apel, persebaran lemaknya berada pada aera perut. Ya, bisa kita lihat pada gambar kan? Namun untuk memastikan apakah kita berbentuk apel, kita bisa menghitung dengan cara ‘waist hip ratio’. Yaitu mengukur lingkar pinggang dan lingkar pinggul. Kmeudian lingkar pinggang kita bagi dengan lingkar pinggul. Jika hasilna lebih dari 0.8 maka kita termasuk dalam kategori apel.
Ternyata persebaran lemak yang berpusat pada derah perut ini juga mendatangkan ebebrapa risiko kesehatan. Diantaranya penyakit jantung, kanker dan diabetes. Hal ini disebabkan oleh lemak yang meliputi organ-organ penting pada rongga perut seperti ginjal, liver dan jantung.
Namun jangan khawatir. Ada beberapa saran bagi kita yang bertipe apel ini oleh Dr. Savard dalam bukunya ‘Apples & Pears’
1. makanlah makanan yang berserat. Karena serat yang tinggi akan menurunkan pencernaan dari karbohidrat, menurunkan kadar insulin dan kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
2. lakukan olahraga aerobic
3. lakukan tes gula darah dan lemak darah. Jika hasil menunjukkan hasil yang kurng normal, maka kita harus lebih menjaga lagi keseatan tubuh kita.
Si Pear
Berbeda dengan apel, wanita yang memiliki tubuh berbentuk pear meiliki persebaran lemak pada daerah paha, pinggul dan pantat. Jika apel memiliki angka waist hip ratio lebih dari 0.8, maka untuk mengetahui bentuk pear adalah jika waist hip ratio kita kurang dari 0.8.
Jika tipe apel memiliki beberapa risiko penyakit yang agak mengerikan, ternyata orang yang bertipe pear memiliki lebih sedikit risiko kesehatan. Penelitian terakhir yang dilakukan di Swedia menunjukkan bahwa wanita dengan bentuk pear memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung. Selain itu, tipe pear juga memiliki risiko yang rendah untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi, stroke, penyakit empedu, diabetes dan kanker payudara. Wanita dengan tubuh pear ternyata juga lebih subur daripada yang berbentuk apel karena memiliki kadar hormone estrogen yagn lebih tinggi.
Ternyata dibalik ‘kelebihan’ pear, tetap juga ada beberapa risiko penyakit yang bsia dialami jika pertambahan lemak tidak dikontrol. Daintaranya osteoporosis, selulit dan kelainan makan.
Nah tips dari Dr. Savad untuk yag bertipe pear antara lain:
  1. memakan makanan dengan kadar lemak yang rendah.. karena sel lemak pada si ‘Pear’ bersifat magnet. Artinya sel lemaknya akan menyimpan lemak lebih banyak daripada yang dimakan.
  2. lakukan kegiatan olahraga. Jensi olahraga yang dianjurkan adalah olehraga yang bisa untuk menguatkan tulang.
  3. lakukan test scan kepadatan tulang, erutama menjelang masa menopause untuk menegtahui risiko terjadinya osteoporosis.

telah diterbitkan di majalah sabili bagian lembar khasanah rubrik dunia perempuan April 2008